Kelebihan Dan Kelemahan Motor Injeksi Honda

2 min read

motor injeksi

Untuk saat ini hampir di pastikan pasar motordipenuhi dengan beragam jenis motor injeksi,  dan salah satu perusahaan motor terbesar di Indonesia yaitu Honda terus mempersiapkan generasi sepeda motor injeksi terbarunya.

Honda sendiri menggunakan nama PGM-FI untuk menamai sistem injeksi pada sepeda motornya. Lalu apa sebenarnya kelebihan dan kelemahan dari motor injeksi.

Kelebihan Motor Injeksi Honda

  1. Campuran udara dan bahan bakar selalu akurat (perbandingan yang ideal) pada semua tingkat di putaran mesin.
    Pada motor sistem injeksi volume penyemprotan bensin selalu stabil dan akurat karena dikontrol oleh ECU sesuai dengan masukan sensor-sensor yang terdapat di mesin. Seperti sensor rpm, jumlah udara yang masuk, posisi katup gas hingga kondisi cuaca sekitar mesin.
    Bahkan untuk kondisi pengendaraan tertentu seperti kecepatan, akeselerasi serta beban tinggi, ECU dapat mengontrol perbandingan BBM serta udara tetap stabil.
    Kondisi seperti ini memberikan keuntungan tersendiri yaitu dapat mengurangi emisi gas buang dan lebih irit pemakaian bahan bakar.
  2. Hemat bahan bakar
    Pencampuran udara serta bahan bakar di mesin sistem injeksi yang selalu akurat, serta membuat penggunana bahan bakar menjadi irit dan lebih efisien alias hemat.
  3. Tarikan lebih responsif
    Pada tipe pembakaran karburator, antara pengabut bensin dengan silinder jarak yang agak jauh. Selain itu perbedaan berat jenis antara bensin dan udara menyebabkan volume udara yang masuk tidak stabil  dengan jumlah bahan bakar yang dihisap. Sehingga akselerasi menjadi kurang responsif.
    Sedangkan untuk motor injeksi menempatkan pengabut bensin (injektor) berada dekat silinder. Saluran bahan bakar yang menuju injektor yang bertekanan antara 2,5 s/d 3,0 kg/cm2 atau lebih tinggi dari tekanan intake atau manifold.
    Karena diameter mulut injektor sangat kecil, saat sinyal listrik dari ECU mengaktifkan injektor maka bahan bakar yang menyembur menjadi bentuk kabut.
    Saat katup gas dibuka, maka udara dan bahan bakar menghasilkan campuran yang homogen dan perbandingan yang ideal.
    Yang dibantu mutu api yang bagus dapat menghasilkan pembakaran sempurna. Sehingga hasilnya tarikan lebih responsif sesuai dengan perubahan katup gas.
  4. Mesin mudah dihidupkan tanpa dipengaruhi perubahan kondisi cuaca
    Pada temperatur yang rendah atau dingin, menyalakan mesin sistem karburator maka dibutuhkan campuran lebih banyak dengan menarik cuk.
    Cara manual seperti ini tak lagi diperlukan pada sistem motor injeksi karena sudah dilengkapi sensor temperature pada  mesin serta sensor temperatur udara yang masuk ke mesin.
    Saat menyalakan mesin dan kondisi dingin maka secara otomatis jumlah semprotan bensin akan ditambah. Dan mesin mudah dihidupkan dalam kondisi cuaca apapun dan tidak terpengaruh.
  5. Perawatan mudah
    Jika sistem karburator ketika dibersihkan harus membongkar sehingga membutuhkan waktu yang lama, belum lagi resiko karena  karburator sering dibongkar sehingga beberapa komponennya menjadi rentan aus,terutama pada skep pelampung.
    Sedang untuk tipe motor yang menggunakan sistem injeksi waktu perawatan lebih lama dengan 10-15 ribu kilometer sekali, itu  juga cukup di semprotkan cairan injector cleaner.
    Bahkan jika kualitas bahan bakar yang digunakan bagus, oleh sebab itu sebenarnya injeksi tidak perlu diapa-apakan lagi. karena selain sangat steril,  juga telah dibackup dengan filter yang halus sebelum masuk ke injector agar lebih aman.
  6. Ramah lingkungan
    Pada knalpot sepeda motor injeksi biasanya di lengkapi catalytics converter (CC),  pada sistem ini akan merubah zat-zat hasil pembakaran  berbahaya menjadi zat yang ramah ligkungan atau dengan memakai sistem sensor O2.

Kelemahan Motor Injeksi Honda

  1. Perawatan Harus di Bengkel Khusus
    Karena motor injeksi tidak dapat di utak atik secara sembarangan, dalam perawatan atau perbaikan harus di lakukan pada dealer atau bengkel resmi.
  2. Modifikasi lebih mahal
    Bagi yang suka memodifikasi motor, maka harus mengeluarkan dana lebih jika ingin memodifikasi sepeda motor injeksi.
  3. Harga sparepart lebih mahal
    parepart atau suku cadangnya sepeda motor injeksi terbilang cukup mahal. karena Motor injeksi juga butuh alternator dan pembangkit listrik yang lebih besar.
  4. Lebih sensitif soal kelistrikan
    Kerusakan kecil yang terjadi  pada kelistrikan dapat mengakibatkan motor konsleting bahkan mati.
  5. Sensitif terhadap kualitas bahan bakar
    Karena mulut pada injektor sangat kecil maka sangat sensitif terhadap kualitas bahan bakar. karena itu disarankan selalu menggunakan pertamax sebagai bahan bakar sepeda motor injeksi.
    Selain itu, kerja catalytics converter dapat  di pengaruhi kadar timbal didalam bahan bakar.

Demikian informasi yang dapat diberikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan dalam dunia otomotif, terimakasih sudah mengunjungi artikel ini.