Tips Merawat Transmisi Mobil Agar Selalu Optimal

1 min read

merawat transmisi mobil

Pada sistem transmisi di sebuah kendaraan khususnya di mobil hal ini merupakan suatu  bagian yang penting dan sangat perlu sekali dalam melakukan perawatan yang baik dan benar. Tetapi untuk sebagian orang jarang sekali untuk memperhatikan serta merawat bagian yang terpenting tersebut, entah kerena malas, atau juga waktu yang terlalu sempit dan belum mengerti bagaimana cara dalam merawat pada komponen tersebut.

Teknik Perawatan Transmisi Mobil

Untuk  perawatan yang paling sederhana adalah dengan mengganti oli transmisi mobil yang secara berkala sehingga kondisinya akan tetap selalu terjaga dalam kesehatan komponen tersebut.

Untuk penggunaan olinya sendiri dalam hal ini tidaklsembarangan, harus memakai oli khusus tranmisi yang berbeda dari oli untuk mesin. untuk pergantian oli dilakukan setiap 10.000 km sekali untuk tranmisi manual dan 20.000 km untuk transmisi tipe automatic (matic).

Akibat Kurangnya Perawatan Transmisi Mobil

Dalam pemeriksaan serta perawatan yang kurang, akan berpotensi menyebabkan transmisi mengalami kebocoran dan oli tersebut hasilnya bisa cepat habis. Untuk kebocoran yang terjadi pada transmisi sendiri bisa terjadi karena beberapa penyebab, seperti kurang saat melakukan mengencangkan baut penutup sampai pada sel innernya yang rusak atau robek.

Untuk hal ini maka selalu periksa pada bagian tersebut, untuk mengurangi tingkat kerusakan yang bisa membuat oli transmisi menjadi kering, jika terdapat kerusakan segeralah untuk memperbaiki atau bisa langsung dengan melakukan pergantian oli tersebut.

Lakukan juga dengan pemeriksaan berkala secara menyeluruh hal ini bisa untuk mengetahui informasi mengenai komponen-komponen mana yang sudah tidak layak lagi dipakai.

Tidak hanya itu saja, dan dalam cara berkendara juga merupakan langkah merawat pada sistem transmisi pada mobil, dan apabila sembarangan dalam berkendara tentu saja hal ini akan membuat komponen transmisi tersebut bisa menjadi aus serta mengalami kerusakan.

Dalam hal misalkan seperti posisikan gigi dalam keadaan netral saat parkir, banyak yang beranggapan dengan memasukan gigi saat sedang parkir merupakan langkah keamanan padahal hal ini tidak sepenuhnya benar, karena bisa saja membuat komponen transmisi tersebut menjadi rusak dan sehingga yang paling parahnya lagi bisa membahayakan pengemudi mobil tersebut saat sedang berjalan.

Cara Merawat Tranmisi Mobil Yang Sesuai Kontur Jalan

Berikut ini adalah beberapa tips dalam merawat transmisi mobil berdasarkan kontur atau kondisi jalan yang telah anda lalui, untuk lebih jelasnya maka simak saja uraian dibawah ini.

  • Di usahakan posisi gigi berada di 1 atau L ketika berada dijalanan dengan tanjakan atau turunan yang cukup curam.
  • Pada jalan yang menurun atau tanjakan rendah, posisikan gigi tranmisi di 2.
  • Posisi D atau gigi 3, dalam hal ini kegunaannya juga masih sama tetapi dalam kecepatan tinggi dan jarak tempuh yang cukup jauh, posisikan tranmisi di Over Drive agar konsumsi bbm tetap rendah.
  • Dan posisi gigi tranmisi P atau Parking dipakai ketika mobil tersebut sedang posisi di parkir.

Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan dalam dunia otomotif, terimakasih sudah mengunjungi artikel ini.